PENTINGNYA KEGIATAN RUTIN LAPANGAN HIDROLOGI

Pengelolaan Hidrologi di UPT Wilayah I Dinas Cikasda Sulawesi Tengah berada dalam 1 wilayah sungai yakni WS. Lambunu-Buol, dimana kegiatan yang dilakukan meliputi pengambilan data, survey lokasi pos, inventarisasi pos dan peralatannya serta pengukuran aliran sungai. Kegiatan ini dilakukan langsung oleh staf seksi Hidrologi & SIM  pada tanggal 20 s/d 24 Februari 2023.

Pengukuran debit sungai Air Terang, Kab. Buol.

Pengukuran debit sungai Kolondom, Kab. Toli-Toli.

Pengumpulan data ini untuk menjembatani kegiatan lapangan dan kegiatan yang ada dikantor. Bila pengumpulan data ini terhambat karena sesuatu hal, seperti masalah transportasi atau keberadaan upah penjaga belum siap, maka data tersebut akan menumpuk dimasing-masing rumah penjaga pos dan berakibat analisa datanya akan mengalami keterlambatan. Kegiatan Collecting Data ini selain mengambil dan mengumpulkan data hidrologi juga memberi arahan dan masukan kepada para petugas pos hidroklimatologi bilamana ada data yang meragukan dikarenakan ada data yang kurang sesuai dengan kondisi di lapangan. Pentingnya ketersediaan data hujan dapat dirasakan pada saat sewaktu-waktu sangat dibutuhkan (terutama yang berkaitan dengan kejadian banjir), maka itu diperlukan pula sharing data dengan dinas lain yang juga mengelola pos hujan sendiri yang masih berada dalam wilayah kerja yang sama, seperti BWSS III, Dinas Pengairan kabupaten, Pertanian maupun Instansi Perkebunan. Data Hidrologi yang dikumpul kali ini yakni dari Pos Klimatologi Karya Mukti (Kab. Donggala), Pos Hujan Sidoan, pos Hujan Ogobayas dan Pos Hujan Tada (Kab. Parimo), pos Klimatologi Libok (Kab. Toli-Toli), Pos Klimatologi Modo dan Pos Hujan Lakea (Kab. Buol).

Pengambilan data Hidrologi.

Dilakukannya survey pada pos-pos hidroklimatologi untuk memperoleh gambaran tentang sejauh mana kondisi pos dan peralatannya, apakah masih layak untuk menghasilkan data yang tepat dan akurat serta data yang terverifikasi di lapangan. Dengan melakukan inventarisasi kondisi Pos dan peralatannya serta pengumpulan data di lapangan, maka dapat direncanakan perbaikan dan pemeliharaannya agar tidak mengganggu kontiniutas data yang dihasilkan.

Data debit sungai merupakan informasi yang sangat dibutuhkan dalam pengelolaan sumber daya air baik untuk pemanfaatan maupun pengendalian. Data yang diperoleh pada pos pantau merupakan data tinggi muka air (AWLR). Pengukuran debit air yang dilakukan pada sungai Air Terang Kab. Buol dan sungai Kolondom Kab. Toli-Toli dengan alat current meter untuk memperoleh debit sesaat, yang nantinya  dimanfaatkan untuk membuat lengkung debit. Lengkung debit ini diperlukan untuk mengkonversi data tinggi muka air menjadi debit. Pengukuran debit aliran sungai ini dilakukan minimal 3 kali setahun. Dengan tersedianya lengkung debit yang telah di-update diharapkan diperoleh data debit pantau yang sesuai dengan morfologi sungai terkini.

| Hidrologi | UPT PSDA WIL. 1 | Neng |

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *