Komitmen Penguatan Pelayanan Publik, Cikasda Sulteng Paparkan Inovasi Strategis
PPID | Diposting pada |

CIKASDA NEWS – Menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Tengah terkait pentingnya updating data, digitalisasi, serta penguatan inovasi di lingkungan perangkat daerah, Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar kegiatan presentasi inovasi pada Senin, 10 Februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Dinas Lantai II Dinas Cikasda Provinsi Sulawesi Tengah tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Cikasda, para Kepala UPT, pejabat fungsional, serta para inovator internal. Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam Penyampaiannya Dr. Andi Ruly Djanggola SE.,M.Si selaku Kepala Dinas Cikasda menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
“Kita harus bergerak cepat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Digitalisasi bukan hanya soal sistem, tetapi tentang perubahan pola kerja dan budaya organisasi. Inovasi harus lahir dari kebutuhan nyata di lapangan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini juga diperkuat dengan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah tentang kewajiban berinovasi bagi Pejabat Pimpinan Tinggi dan Pejabat Administrator. Surat edaran tersebut menjadi landasan sekaligus dorongan moral agar setiap perangkat daerah menghadirkan terobosan nyata dalam peningkatan pelayanan publik dan kinerja organisasi.
Dalam forum tersebut, sejumlah inovasi strategis dipaparkan oleh para inovator, di antaranya:
- SINTUWU (Sistem Informasi Terpadu Unit Wilayah Dua) oleh Desi Natalia Trianesa dan Dewi Ariyani, sebagai sistem integrasi data dan pelaporan di lingkup wilayah kerja UPT II.
- Air Digital Twin (Digitalisasi Kerusakan Jaringan Irigasi menggunakan Drone dan AI) oleh Nawar Syarif, yang memanfaatkan teknologi drone dan kecerdasan buatan untuk mendeteksi serta memetakan kerusakan jaringan irigasi secara presisi.
- MOROMPA (Monitoring Operasional Manajemen Pembagian Air Irigasi) oleh Rakhmat Dilmawan, yang bertujuan mengoptimalkan pengaturan distribusi air irigasi secara transparan dan terukur.
- DIMENSI (Digitalisasi Manajemen Pendukung Sistem Irigasi) oleh Ahmad Fauzi Ridwan dkk., sebagai platform manajemen pendukung untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sistem irigasi.
- GESiT (Geoportal Sistem Irigasi dan Aset) oleh Arvandi, ST.,MT. berupa portal geospasial untuk pemetaan aset dan jaringan irigasi secara terintegrasi.
Seluruh inovasi tersebut direncanakan untuk diikutsertakan dalam berbagai ajang kompetisi inovasi tingkat nasional sebagaimana tahun sebelumnya, antara lain Bhumandala Award, Mandaya Award, Inovative Government Award (IGA), serta Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik.
Melalui kegiatan ini, Dinas Cikasda menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menuju tata kelola pemerintahan berbasis data dan teknologi. Dengan adanya Surat Edaran Gubernur, diharapkan seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi dan Pejabat Administrator semakin aktif mendorong lahirnya inovasi berkelanjutan, membangun budaya kerja adaptif, serta memperkuat kualitas pelayanan publik demi terwujudnya pembangunan infrastruktur yang profesional, modern, dan berdaya




Tinggalkan Balasan