Dinas CIKASDA dan Kejati Sulteng Gelar Exit Meeting Proyek Strategis Irigasi Air Terang di Buol
PPID | Diposting pada |

CIKASDA NEWS – Palu — Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (CIKASDA) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Penutup (Exit Meeting) Pengamanan Proyek Strategis Daerah Paket Peningkatan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Air Terang, Kabupaten Buol, Kamis (22/1/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas CIKASDA Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Andi Ruly Djanggola, S.E., M.Si., didampingi Kepala Bidang Irigasi dan Rawa, Susi Andayani, S.T., M.Si., serta diikuti oleh Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.
Exit meeting ini dilaksanakan seiring telah rampungnya pelaksanaan Pengamanan Proyek Strategis Daerah pada paket pekerjaan Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Air Terang Kabupaten Buol Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus menyampaikan hasil pengamanan proyek strategis yang telah dilakukan, serta menjadi wadah koordinasi dan komunikasi antara Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah dan Dinas CIKASDA Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam paparannya, Kepala Dinas CIKASDA menjelaskan berbagai potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang dihadapi selama proses pelaksanaan pekerjaan. Ia juga menyampaikan langkah-langkah tindak lanjut yang telah dilakukan guna memastikan hasil pembangunan jaringan irigasi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya para petani.
Pekerjaan Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Air Terang dinilai memberikan manfaat signifikan, antara lain mendukung peningkatan produksi beras dalam rangka ketahanan pangan dengan target produktivitas rata-rata 5 hingga 6 ton per hektare. Selain itu, proyek ini menjamin ketersediaan air sepanjang tahun dengan debit mencapai 2,15 meter kubik per detik, serta meningkatkan intensitas tanam menjadi dua kali musim tanam dalam satu tahun dengan indeks pertanaman sebesar 200. Total luas layanan irigasi yang terlayani mencapai 556,5 hektare.
Melalui pelaksanaan Rapat Penutup (Exit Meeting) ini, diharapkan sinergi dan kolaborasi antara Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat terus terjaga dan diperkuat. Kerja sama tersebut dinilai penting dalam mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, dan berintegrita

Tinggalkan Balasan