Dinas CIKASDA Terima Mahasiswa Magang Teknik Informatika Untad, Dukung Program Digitalisasi dan Inovasi Daerah

CIKASDA NEWS – Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (CIKASDA) Provinsi Sulawesi Tengah menerima mahasiswa magang dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Tadulako dalam rangka pelaksanaan kerja sama antara Universitas Tadulako dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (05/08/2026). Kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.00 Wita ini bertempat di Aula Dinas CIKASDA.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas CIKASDA menyampaikan bahwa Universitas Tadulako telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui berbagai Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Di lingkungan Dinas CIKASDA sendiri, kerja sama tersebut telah diwujudkan melalui pelaksanaan KKN Tematik dan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat bersama Fakultas Teknik pada tahun sebelumnya.
Pada tahun 2026, kerja sama kembali dilanjutkan melalui Program Studi Teknik Informatika dengan harapan mampu mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Hal ini sejalan dengan program prioritas Gubernur Sulawesi Tengah, yaitu DDI (Data, Digitalisasi, dan Inovasi) yang mendorong setiap perangkat daerah untuk mengembangkan pengelolaan data secara digital sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kepala Dinas menjelaskan bahwa mahasiswa magang diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja di lingkungan pemerintahan, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi organisasi. Salah satu bentuk kontribusi yang diharapkan adalah pengembangan sistem digitalisasi terhadap berbagai data dan layanan yang selama ini masih dikelola secara konvensional, sehingga lebih efektif, efisien, dan mudah diakses.
“Magang bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan untuk mengenal dunia kerja secara langsung. Kami berharap setiap mahasiswa dapat meninggalkan karya yang bermanfaat sebagai bentuk kontribusi selama menjalankan program magang,” ujar Kepala Dinas.
Beliau menambahkan bahwa dunia kerja di pemerintahan berorientasi pada pelayanan publik. Oleh karena itu, kemampuan mahasiswa di bidang teknologi informasi sangat dibutuhkan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital, khususnya dalam pengelolaan informasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai contoh, Dinas CIKASDA masih memanfaatkan hasil karya mahasiswa magang sebelumnya berupa rekaman suara pengumuman yang digunakan sebagai media informasi di lingkungan kantor. Hal tersebut menjadi bukti bahwa inovasi sederhana yang dihasilkan mahasiswa dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi instansi.
Melalui kegiatan magang ini, Dinas CIKASDA berharap para mahasiswa mampu mengembangkan berbagai inovasi digital yang mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan terus diperkuat guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat



Tinggalkan Balasan