Dinas CIKASDA Sulawesi Tengah Gelar Market Sounding E-Purchasing Pekerjaan Sumber Daya Air

CIKASDA NEWS – Palu, 17 Juni 2025 – Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (CIKASDA) Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan kegiatan Market Sounding E-Purchasing untuk pekerjaan bidang sumber daya air. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Kantor CIKASDA lantai 1, Jl. Prof. Moh. Yamin No. 33, Kota Palu, dan dihadiri oleh berbagai unsur penting dalam ekosistem pengadaan konstruksi pemerintah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas CIKASDA, Dr. Andi Ruly Djanggola, SE., M.Si, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan market sounding ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan penyedia jasa konstruksi dalam menyukseskan pengadaan melalui sistem e-purchasing.

Market sounding ini menjadi titik awal penting dalam menyampaikan rencana kebutuhan pengadaan serta membuka ruang dialog antara pemerintah dan penyedia. Harapannya, terjalin pemahaman bersama tentang kualitas, harga, dan waktu pelaksanaan yang optimal, ujar Kepala Dinas.

 

 

 

 

 

Hadir dalam kegiatan ini perwakilan asosiasi penyedia jasa konstruksi seperti GAPENSI, ASTEKINDO, dan ASPEKNAS Wilayah Sulawesi Tengah, pimpinan dan direksi perusahaan penyedia jasa konstruksi, perwakilan dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Sulawesi Tengah, Inspektorat Daerah, serta pejabat eselon III dan IV, pejabat fungsional, dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari lingkungan Dinas CIKASDA.

Perwakilan dari BPBJ Provinsi Sulawesi Tengah, Surya Sanda, SE., SH., selaku Pejabat Fungsional Pengelola PBJ Ahli Muda, memberikan materi terkait tahapan market sounding, market confirmation, dan vendor briefing dalam proses pengelolaan katalog elektronik dan sistem e-purchasing pemerintah.

Sementara itu, dari internal CIKASDA, Kepala Bidang Irigasi dan Rawa, Susi Andayani, ST., M.Si, serta Kepala Bidang Sungai, Pantai, Danau, dan Air Baku, Djaenudin, SE., ST., MM, menyampaikan paparan mengenai Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun 2025, termasuk jenis pekerjaan, klasifikasi produk dalam katalog, syarat kualifikasi penyedia, serta jadwal pelaksanaan e-purchasing dari masing-masing bidang dan UPT.

Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan penyedia jasa. Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan sejumlah masukan dan harapan, seperti kebutuhan akan pelatihan penggunaan e-katalog, pendampingan teknis, serta kejelasan mekanisme penghitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam etalase konstruksi.

Kepala Dinas CIKASDA berharap, melalui kegiatan ini, seluruh pihak dapat memiliki pemahaman yang sama dan semakin siap dalam mendukung pelaksanaan e-purchasing yang efisien, transparan, dan akuntabel, guna mewujudkan pengadaan barang/jasa pemerintah yang lebih baik di Provinsi Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *