Dinas CIKASDA Sulteng Tinjau Pembangunan Pengaman Pantai di Morowali dan Sukseskan Forum Komunikasi DWP Ke-3

CIKASDA NEWS — Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (CIKASDA) Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan kawasan pesisir sekaligus mendukung pemberdayaan organisasi wanita di daerah. Hal ini diwujudkan melalui rangkaian kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pekerjaan fisik infrastruktur pengaman pantai yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Forum Komunikasi Dharma Wanita Persatuan (Forkom DWP) Provinsi Sulawesi Tengah ke-3 di Kabupaten Morowali.

Peninjauan lapangan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas CIKASDA Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Andi Ruly Djanggola, SE., M.Si. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan ketepatan mutu, kuantitas, dan progres pengerjaan fisik di dua titik lokasi vital penanganan abrasi:

Desa Wosu: Pembangunan infrastruktur talud dilaksanakan secara masif sebagai langkah proaktif dalam melindungi pemukiman warga dari gerusan ombak laut. Selain mengamankan kawasan tempat tinggal, talud ini difungsikan untuk menjaga keberlanjutan roda perekonomian lokal dengan melindungi area pasar tradisional Desa Wosu yang berada dekat dengan garis pantai.

Desa Matansala: Pembangunan bronjong pelindung abrasi ditujukan khusus untuk memberikan rasa aman bagi kawasan permukiman nelayan. Kehadiran bronjong ini juga berperan penting dalam menjaga ekosistem pesisir serta mendukung keberlanjutan potensi destinasi wisata hutan mangrove dari ancaman erosi pantai.

Setelah menyelesaikan peninjauan proyek fisik di lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan menghadiri agenda Forkom DWP Provinsi Sulawesi Tengah yang ke-3. Dalam kapasitasnya sebagai Pembina DWP CIKASDA Sulteng, Dr. Andi Ruly Djanggola hadir secara langsung memberikan motivasi dan dukungan penuh terhadap keberlangsungan program kerja organisasi DWP.

Dalam arahannya, Dr. Andi Ruly Djanggola menegaskan pentingnya peranan DWP dalam mendampingi dan menyukseskan program-program strategis pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong percepatan implementasi program “Berani” yang diusung oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *