CIKASDA SULTENG GELAR SEMINAR LAPORAN PENDAHULUAN FS DAN DED SPAM IKK BUNTA KABUPATEN BANGGAI

CIKASDA NEWS – Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan Seminar Laporan Pendahuluan Penyusunan Studi Kelayakan (Feasibility Study/FS) dan Perancangan Detail Engineering Design (DED) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Bunta, Kabupaten Banggai. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan awal perencanaan pembangunan infrastruktur air minum guna memastikan kesiapan teknis, kelayakan, serta keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Seminar tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Permukiman, Ibu Ida, Kepala Seksi Air Bersih, Ibu Yoni, Fungsional Perencana, Ibu Tria Asih, Fungsional Perencana Bangunan Gedung, Ibu Retno, serta perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Turut mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting, Camat Bunta, Camat Simpang Raya, Camat Nuhon, para lurah, Kepala Bappeda Kabupaten Banggai, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banggai, serta tim konsultan dari PT Plano Engineering sebagai pelaksana penyusunan dokumen perencanaan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Andi Ruly Djanggola, SE., M.Si., menegaskan pentingnya penyusunan dokumen FS dan DED secara cermat, menyeluruh, dan berdasarkan kondisi faktual di lapangan sebelum pembangunan fisik dilaksanakan. Perencanaan yang matang diperlukan untuk meminimalkan risiko kesalahan teknis maupun administratif, sekaligus memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Beliau juga menekankan bahwa kajian sumber air harus dilakukan secara teliti dan menggunakan data hidrologi yang dapat dipertanggungjawabkan, termasuk mempertimbangkan ketersediaan debit andalan pada musim kemarau. Hal ini penting agar sumber air yang direncanakan mampu memenuhi kebutuhan pelayanan secara berkelanjutan, bukan hanya pada kondisi tertentu. Selain aspek teknis, perencanaan juga perlu memperhatikan kelayakan lingkungan, kesiapan kelembagaan, serta sistem pengelolaan dan pemeliharaan setelah pembangunan selesai.

Melalui seminar laporan pendahuluan ini, CIKASDA Sulteng mendorong adanya koordinasi dan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah Kabupaten Banggai, pemerintah kecamatan, serta konsultan perencana. Masukan dari seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menyempurnakan dokumen perencanaan agar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan wilayah pelayanan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi landasan bagi penyusunan dokumen FS dan DED SPAM IKK Bunta yang komprehensif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan perencanaan yang berkualitas serta dukungan pengelolaan yang berkelanjutan, pembangunan SPAM IKK Bunta diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum yang layak, memperluas cakupan pelayanan, dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Banggai.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *