Satu Sistem untuk Data Pegawai dan OP Irigasi, UVEMPOI Mulai Dimanfaatkan di DI. Bunta dan DI. Bella

Cikasda News – 16 Februari 2026. Pengelolaan data pegawai dan kegiatan operasi pemeliharaan irigasi membutuhkan sistem yang cepat, rapi, dan mudah ditelusuri. Selama ini, sebagian data masih tersimpan secara terpisah, baik dalam bentuk dokumen manual, file pribadi, maupun arsip yang belum saling terhubung. Kondisi tersebut sering membuat proses pencarian data, penyampaian informasi, dan monitoring kegiatan menjadi kurang efisien.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, UPTD PSDA Wilayah II, Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Tengah, menghadirkan inovasi UVEMPOI atau Update Validasi Elektronik Manajemen Pegawai dan Operasi Pemeliharaan Irigasi.

UVEMPOI dikembangkan sebagai sistem digital yang membantu pembaruan, validasi, dan pengelolaan data pegawai serta data operasi pemeliharaan irigasi dalam satu platform. Melalui sistem ini, data yang sebelumnya tersebar dapat dihimpun secara lebih terpusat, terdokumentasi, dan mudah diperbarui sesuai kebutuhan lapangan.

Inovasi ini telah diterapkan pada Daerah Irigasi Bunta dan Daerah Irigasi Bella. Penerapan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat tata kelola data di tingkat daerah irigasi, khususnya dalam mendukung administrasi pegawai, pemantauan tugas lapangan, serta pengarsipan data OP Irigasi.

Dengan adanya UVEMPOI, proses pencarian data dan penyampaian informasi dapat dilakukan lebih cepat. Data pegawai, wilayah kerja, tugas, serta informasi pendukung operasi pemeliharaan dapat tersimpan dalam sistem yang lebih tertib. Hal ini membantu pengelola dalam melakukan monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan berdasarkan data yang lebih mudah diakses.

Selain mempercepat pekerjaan administrasi, UVEMPOI juga mendorong budaya kerja yang lebih transparan dan akuntabel. Setiap pembaruan data dapat ditelusuri, sehingga meminimalkan risiko data tercecer, duplikasi, maupun kesalahan informasi.

Penerapan UVEMPOI di D.I. Bunta dan D.I. Bella diharapkan menjadi awal penguatan sistem digital di wilayah kerja UPTD PSDA Wilayah II. Ke depan, inovasi ini dapat terus dikembangkan agar pengelolaan data pegawai dan operasi pemeliharaan irigasi semakin terintegrasi, cepat, dan mendukung pelayanan sumber daya air yang lebih efektif.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *