SASARAN

UPT I

UPT II

LATAR BELAKANG

Program Masintuvu merupakan inisiatif strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan melalui Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air sebagai upaya memperkuat sinergi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur, khususnya pada sektor pengelolaan irigasi. Program ini sejalan dengan spirit Nawacita Gubernur Sulawesi Tengah “Berani Makmur dan Berani Sejahtera”, yang menekankan pada pemerataan pembangunan, peningkatan produktivitas rakyat, dan pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Berlandaskan Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 46 Tahun 2022, program ini dirancang untuk mengoptimalkan padat karya sebagai pendekatan pembangunan yang ramah masyarakat, berorientasi pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, serta efisiensi anggaran melalui keterlibatan langsung warga dalam pekerjaan infrastruktur pengelolaan irigasi.

Visi Program

“Terwujudnya masyarakat berdaya, mandiri, dan sejahtera melalui sinergi pembangunan infrastruktur irigasi yang efisien, inklusif, dan berbasis padat karya.”

Misi Program

  1. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan dan pemeliharaan irigasi.
  2. Mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja padat karya.
  3. Mendorong efisiensi anggaran melalui partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan fisik dan non-fisik.
  4. Mengoptimalkan fungsi dan kinerja jaringan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
  5. Mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Nawacita Gubernur Sulawesi Tengah.

Dasar Hukum Pelaksanaan

  1. Pergub Sulawesi Tengah No. 46 Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Padat Karya Bidang Infrastruktur.
  2. RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah terkait pembangunan bidang SDA dan pengentasan kemiskinan.
  3. Kebijakan nasional pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat dan pembangunan infrastruktur pertanian.

Tujuan Program Masintuvu

  1. Meningkatkan akses dan kualitas infrastruktur irigasi melalui pelibatan masyarakat.
  2. Mendukung peningkatan produktivitas pertanian sebagai sumber ekonomi masyarakat.
  3. Memberikan pendapatan langsung (income generating) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
  4. Mendorong rasa memiliki (sense of ownership) masyarakat terhadap infrastruktur irigasi.
  5. Mempercepat penurunan angka kemiskinan di wilayah pedesaan berbasis pertanian.

Sasaran Program

  1. Kelompok masyarakat/kelompok tani yang berada pada wilayah irigasi.
  2. Masyarakat miskin, setengah menganggur, dan penganggur terbuka di kawasan pedesaan.
  3. Daerah irigasi prioritas berdasarkan kebutuhan peningkatan kinerja jaringan irigasi.
  4. Kelompok perempuan dan pemuda yang membutuhkan akses pekerjaan padat karya.

Ruang Lingkup Kegiatan

  1. Kegiatan Fisik
  • Pembersihan saluran irigasi.
  • Normalisasi/ pengerukan sedimen.
  • Perbaikan ringan bangunan irigasi.
  • Pemasangan pintu air sederhana.
  • Perawatan rutin jaringan irigasi tersier dan sekunder.
  1. Kegiatan Non-Fisik
  • Sosialisasi dan pembinaan kelompok masyarakat pengelola irigasi.
  • Pelatihan teknis ringan bagi tenaga kerja lokal.
  • Penguatan data dan pelaporan kinerja irigasi berbasis masyarakat.

Mekanisme Pelaksanaan

  1. Perencanaan oleh Dinas Cipta Karya dan SDA bersama masyarakat melalui musyawarah kelompok.
  2. Penetapan lokasi prioritas berdasarkan kondisi jaringan irigasi dan tingkat kemiskinan.
  3. Rekrutmen tenaga kerja lokal, minimal 80% merupakan masyarakat berpendapatan rendah.
  4. Pembiayaan kegiatan mengacu pada prinsip efisiensi dan transparansi.
  5. Pelaksanaan padat karya dilakukan secara swakelola oleh kelompok masyarakat.
  6. Pemantauan dan evaluasi dilakukan oleh UPT, dinas teknis, dan aparat kecamatan/desa.

Manfaat Program

Bagi Masyarakat

  • Mendapatkan pendapatan langsung dari program padat karya.
  • Meningkatkan keterampilan teknis pengelolaan irigasi.
  • Menguatkan solidaritas dan kebersamaan (Masintuvu = “bersatu/bergotong royong”).

Bagi Pemerintah Daerah

  • Efisiensi anggaran melalui swakelola masyarakat.
  • Percepatan peningkatan kualitas infrastruktur irigasi.
  • Mendukung capaian kinerja pembangunan daerah.

Bagi Pembangunan Sektor Pertanian

  • Meningkatkan debit dan distribusi air irigasi.
  • Meningkatkan produktivitas lahan pertanian.
  • Mendukung ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan.

Keterkaitan dengan Nawacita Gubernur “Berani Makmur dan Berani Sejahtera”

Program Masintuvu secara langsung mendukung prioritas Gubernur Sulawesi Tengah melalui:

  1. Pengentasan kemiskinan dengan memperluas kesempatan kerja padat karya.
  2. Pemerataan pembangunan melalui keterlibatan masyarakat desa dalam pengelolaan irigasi.
  3. Peningkatan kesejahteraan petani melalui jaringan irigasi yang lebih baik.
  4. Efisiensi anggaran daerah melalui kolaborasi pemerintah–masyarakat.
  5. Penguatan ketahanan pangan sebagai fondasi kemakmuran daerah.

Penutup

Program Masintuvu adalah wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam membangun kemandirian masyarakat, memperkuat sektor pertanian, dan mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pendekatan padat karya di bidang infrastruktur irigasi. Dengan mengedepankan gotong royong, efisiensi, dan pemberdayaan masyarakat, program ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi “Berani Makmur dan Berani Sejahtera” bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah.